Selasa, 14 Desember 2010

haid tidak teratur ??? telat haid ???


saya disini akan menulis Aneka Penyebab Telat Haid , haid datang satu bulan satu kali (yang normal) ada juga yang satu bulan tiga kali dan yang parahnya satu bulanan(pasti itu ada penyakit) bagi kamu yang haid nya gag normal bisa langsung konsultasi ke dokter atau kedokter kandungan , jangan di biarin terus menerus lho !!!nanti bahaya !!! . oya , aku di sini akan mengupas "masalah wanita telat haid" eetis , jangan berpikiran negatif dulu yah, telat haid bukan berarti hamil. ternyata ada beberapa faktornya lho,,,, 

DARI KECAPEKAN HINGGA POLA MAKAN
Datang bulan tidak teratur? Pasti tak sedikit wanita yang pernah mengalaminya. Sebetulnya, ini wajar mengingat penyebabnya pun amat beragam. Antara lain, perubahan berat badan, pola hidup, serta obat-obatan. Kapan keterlambatan itu mesti diwaspadai?
Belakangan, Ayu sering mengeluh pada teman karibnya. ”Mens saya sekarang sering telat, nih. Gimana ya?“ Apa yang dialami Ayu pasti banyak juga menimpa wanita lain. Secara umum, menstruasi atau haid yang sering telat tidak perlu dikhawatirkan. Kenapa? Untuk menjawab pertanyaan ini ada baiknya jika kita pahami dulu proses terjadinya haid atau yang juga populer dengan istilah datang bulan.
Menstruasi adalah proses bulanan tumpahan lapisan bagian dalam dan darah uterus melalui liang kelamin wanita atau vagina. Keluarnya cairan yang mengandung darah ini terjadi pada wanita yang sudah memasuki usia subur dan yang sedang tidak hamil. Peristiwa ini dimulai dengan adanya pengeluaran selaput lendir rahim di bagian dalam rahim atau endometrium.
Di bawah pengaruh hormon estrogen, endometrium pun jadi tumbuh menebal, menantikan datangnya sel telur. Ibaratnya lapisan tebal endometrium ini seperti karpet atau tanah subur yang siap menanti datangnya sel telur atau okulasi. Pada puncak pertengahan siklus haid yang optimal, terjadilah pelepasan sel telur. Nah, saat itulah bila ada sel sperma masuk, sel telur dan sperma ini bersatu menjadi zygote (bakal janin) dan menempel pada endometris yang sudah mencapai ketebalan maksimal tadi.
Proses seperti ini akan berulang setiap bulan, sepanjang tidak terjadi pembuahan yang menghasilkan zygote. Pada waktunya, tumbuh lagi selaput yang baru. Dengan kata lain, karpet tadi digelar lagi, lalu tanggal lagi, begitu seterusnya.

PENGARUH DIET DAN OLAHRAGA

Jadi, menstruasi sebetulnya sesuatu yang normal, sehingga semua wanita mengalaminya. Pada setiap wanita, siklus haid ini pun bervariasi. Rata-rata berjarak 28 hari, namun bisa juga sampai 42 hari. Jika sampai terjadi keterlambatan pun, semisal sampai 3-4 bulan, juga tak perlu terlalu dikhawatirkan. Tapi disarankan sebaiknya periksa ke dokter spesialis. Apalagi kalau telat sampai 5-6 bulan.
Sering orang salah mengerti, kalau sampai 3 atau 4 bulan tidak haid, mereka menyangka darahnya bisa mengumpul di dalam, menggenang, dan lama-lama bisa berbahaya. Padahal jika tidak haid, berarti tidak ada pendarahan bdi dalam tubuh. Tidak mens berarti tidak ada endometrium yang lepas. Jadi bukan berarti ada darah yang mengumpul. Darah baru keluar jika selaput lendirnya lepas. Jika tidak lepas, ya tidak berdarah. Jadi jangan khawatir.
Lantas apa saja yang menyebabkan mens telat? Penyebabnya bisa bermacam-macam. Bagi yang masih belum menikah, penyebabnya bisa karena terlalu lelah. Contohnya, belajar terlalu keras bagi yang masih sekolah atau kuliah, atau berolahraga kelewat berat. Sebaliknya bisa juga terjadi pada mereka yang biasa berolahraga dan menghentikan kebiasaannya secara tiba-tiba. Pola makan pun bisa mempengaruhi siklus haid. Misalnya, mereka yang biasa makan banyak dan mendadak diet. Ini akan membuat tubuh stres. Atau bisa jadi badan kurus jadi gemuk. Pokoknya, tiap ada perubahan berat badan mencolok.
Jenis-jenis obat tertentu juga bisa mengusik pola haid, terutama obat-obatan yang mengandung hormon. Contohnya,obat untuk mengatasi gatal-gatal atau obat sakit telinga. Begitu pula obat-obatan KB atau suntik KB. Baru setelah berhenti minum obat, haid akan kembali lancar. Keterlambatan haid lebih sering dialami mereka yang masih gadis, karena pola okulasinya belum teratur. Hanya saja, kalau sudah terbiasa haid kemudian haidnya tidak ada, harus bertanya pada diri sendiri. Jangan-jangan pernah minum obat tertentu.

PERBANYAK MAKAN BUAH DAN SAYURAN

Selain haid tidak teratur, hal lain yang kerap mengganggu kaum wanita adalah nyeri menjelang menstruasi atau pada saat haid. Rasanya seperti mulas bercampur keramketika darah sedang keluar. Rasa nyeri ini merupakan sesuatu yang wajar, karena dinding rahim saat itu sedang berkontraksi atau mengkerut untuk mengeluarkan gumpalan darah.
Nyeri ini lebih terasa pada wanita yang belum pernah melahirkan. Pasalnya, mulut rahim mereka masih kecil, sehingga rasanya seperti orang yang sedang melahirkan. Inipun sesuatu yang normal. Kecuali bagi wanita yang memang sangat sensitif, yang rasanya bisa sangat menyiksa. Namun, biasanya setelah menikah dan memiliki anak, ini akan hilang.
Akan tetapi, jika nyeri itu hebat dan berkepanjangan, p;erlu diwaspadai adanya kemungkinan ia menderita endometriosos. Dalam hal ini, sel-sel bagian dalam rahim tumbuh tidak di dalam rahim, tapi juga di luar. Misalnya, di ovarium atau saluran tuba yang sangat menyakitkan.
Jika nyeri menjelang haid begitu hebat sampai terasa melumpuhkan, sebaiknya segera periksa ke dokter. Terlebih bagi yang sudah berhubungan badan, karena mungkin merupakan suatu gejala infeksi. Nah, bila terjadi pelekatan organ genitalia internal akibat dari infeksi tersebut, dampaknya bisa menyulitkan punya anak.
Pusing yang menyertai menstruasi juga merupaka hal yang wajar. Pasalnya, wanita yang menjelang haid biasanya memang mengalami pre-menstruasi tension atau ketegangan menjelang haid. Efeknya antara lain perasaan tertekan, jerawatan, payudara nyeri, badan sakikt-sakit, perut serasa kembung, bengkak,ada rasa nyeri. Makanya, jadi lebih gampang marah atau sebaliknya dan perubahan emosi lainnya.
Semua itu, wajar-wajar saja dan tidak berbahaya. Untuk mengurangi kondisi yang tidak nyaman ini, dianjurkan mengurangi makanan yang banyak mengandung garam, bumbu penyedap, atau terlalu banyak mengandung minyak. Perbanyaklah makan buah dan sayur, cukup makanan yang mengandung minyak. Perbanyaklah makan buah dan sayur, cukup makanan yang mengandung karbohidrat dan tinggi serat.

disini aku juga punya solusinya !!! 

RAMUAN HERBAL UNTUK TERLAMBAT HAID



1.       Ramuan I

Bahan-bahan
Sepuluh gram jahe, tiga puluh gram akar pacar air, dan tiga puluh gram daun sembung.

Cara membuat
Semua bahan dicuci hingga bersih, lalu direbus dalam 400 ml air hingga tersisa 200 ml. air rebusannya disaring.

Cara memakai
Air diminum selagi hangat sebanyak dua kali setiap hari.

2.       Ramuan II

Bahan-bahan
Lima gram jahe, lima belas gram kunyit, tiga puluh gram daun lidah buaya yang telah dikupas kulitnya, dan tiga puluh gram daun srigading.

Cara membuat
Semua bahan dicuci hingga bersih, lalu direbus dalam 600 ml air bersih hingga tersisa 300 ml. kemudian air rebusannya disaring.

Cara memakai
Airnya diminum selagi hangat sebanyak dua kali setiap hari secara teratur.

Sabtu, 11 Desember 2010

After GOLDEN DISK AWARDS, Super Junior’s Private Situation



Note : Yang sudah terjadi biarkanlah berlalu, kalau memang hasilnya tidak seperti harapan banyak orang dan mengecewakan banyak pihak, satu – satunya cara hanyalah menerima dengan lapang dada >< Tapi beberapa pihak tentunya fasn mungkin sama, mereka setidaknya menginginkan ada fakta kebenaran dibalik malam GDA ~ Award ~ yang mungkin diluar skenario.
Ini salah satu pernytaan fans, katanya, temannya merupakan salah satu trainee di SM dan menceitakan beberapa hal padanya.  Ia menulis ini bukan dengan Tujuan  memicu perkelahian, tetapi  hanya untuk membiarkan semua orang tahu apa yang sesungguhnya terjadi di balik panggung GDA 9 desember kemarin.
Qn: Anggota SJ mendapat perlakuakn kekerasa fisik?
J:  Tidak ada yang mendapat kekerasan secara fisik , Namun, memang benar, semua anggota SJ termasuk Heechul ikutan menangis. Ada yang bilang Donghae sangat marah dan ditegur oleh manajer  mereka dengan alasan yang mungkin tidak masuk akal karena nyatanya mereka tidak melakukan sesuatu yang salah. Anggota lain seperti Leeteuk, Eunhyuk, Donghae dan Kyuhyun juga ikut mendapat omelan dan ELF yang mengetahui hal ini lumayan bereaksi keras
Q: Mengenai Yesung
Di GDA , Yesung  rupanya terserang demam tinggi, itu sebabnya ia digantikan pada menit terakhir. Digital Nya Daesang yang konon jatuh ke tangannya terpaksa diubah pada menit terakhir.Dari apa yang mereka dengar, ia dilarikan ke rumah sakit. Karena kondisi fisiknya, ia hampir pingsan dan kesulitan naik ke dalam mobil. Di acara memang terlihat yesung hampir jatuh ke lantai dan langsung dipapah oleh Teukie saat member itepuk tangan kepada pemenang di atas panggung.
Tapi kini keadaannya sudah membaik, ELF langsung datang ke restoran ibunya, dan mendapat kabar kalau Yesung kini baik – baik saja.
T: Mengenai kontrak (kontrak yang mereka tada tangani untuk berpartisipasi dalam acara konser malam Golden Wave.)
J: Mereka sebenarnya tidak ingin menandatangani kontrak baru, tetapi terpaksa untuk melakukannya untuk konser – konser mendatang dan menahan mereka untuk tinggal di SM. ( kabarnya seluruh isi twitter mereka selama ini, setengahnya merupakan update palsu yang terpaksa direkayasa  )
T: Mengenai penghargaan Daesang
J: Lampu-lampu di atas panggung sudah menyorot kearah SJ, dan Leeteuk sendiri kabarnya bahkan sudah mempersiapkan diri. Tapi ketika Daesang diumumkan, semua orang terkejut. Switch lampu langsung segera terfokus ke SNSD, dll. Hasil Daesang langsung berubah di menit terakhir.
BAhkan para artis lain pun tidak kalah terkejutnya saat SJ dinyatakan kalah dalam Daesang, dan manajer mereka langsung menghibur SJ. Itu sebabnya ketika pemenang Daesang naik ke atas panggung, para artis langsung berhamburan ke meja SJ termasuk f (x) dan SHINee untuk menghibur mereka.




Source: http://ww2.sinaimg.cn/large/67e5dcd7gw6dc7tvoddafj.jpg || 宝蓝阁 || http://sjbluecn.ifensi.com/index.php
Translated by: Manto @ iRyeowookELF.wordpress.com
Edited by: Gina @ iYesungieELF.tumblr.com
Shared by: Munny @ iRyeowookELF.wordpress.com
Posted By: Carolina Pham ^^ (sup3rjunior.wordpress.com)
TAKE OUT WITH FULL AND PROPER CREDITS.

Jumat, 10 Desember 2010

Tujuh keajaiban dunia terbaru 2010

1)Keajaiban Dunia Grand Canyon


Grand Canyon adalah sebuah jurang tebing-terjal, diukir oleh Sungai Colorado, di utara Arizona. Jurang ini merupakan satu dari Tujuh Keajaiban Dunia dan sebagian besar berada di Taman Nasional Grand Canyon; salah satu taman nasional pertama di Amerika Serikat. Presiden Theodore Roosevelt merupakan salah satu pendukung utama wilayah Grand Canyon, mengunjunginya dalam beberapa kesempatan untuk berburu singa gunung dan menikmati pemandangan alam yang luar biasa.

q1 7 Keajaiban Dunia


Jurang ini, diciptakan oleh Sungai Colorado memotong sebuah selat selama jutaan tahun, panjangnya kira-kira 446 km, dengan lebar mulai dari 6 sampai 29 km dan dengan kedalaman lebih dari 1.600 m. Hampir dari 2000 juta tahun sejarah Bumi telah terpotong oleh Sungai Colorado dan anak sungainya lapis demi lapis sedimen ketika Dataran Tinggi Colorado mulai terangkat.


q2 7 Keajaiban Dunia


Grand Canyon pertama kali dilihat oleh orang Eropa pada 1540, García López de Cárdenas dari Spanyol. Ekspedisi saintifik pertama ke canyon ini dipimpin oleh Mayor AS John Wesley Powell pada akhir 1870-an. Powell menunjuk ke batuan sedimen yang terbuka di jurang sebagai “daun dalam buku cerita agung”. Namun, jauh sebelum masa itu, wilayah ini telah ditinggali oleh Penduduk Asli Amerika yang membangun tempat tinggal di tembok jurang ini.


2. Keajaiban Dunia Great Barrier Reef/Karang Penghalang Besar


Great Barrier Reef adalah kumpulan terumbu karang terbesar dunia yang terdiri dari kurang lebih 3.000 karang dan 900 pulau, yang membentang sepanjang 2.600 km. Karang ini berlokasi di Laut Koral, lepas pantai Queensland di timur laut Australia. Sebagian besar wilayah karang ini termasuk bagian yang dilindungi oleh Taman Laut Karang Penghalang Besar (Great Barrier Reef Marine Park).

q3 7 Keajaiban Dunia


Karang Penghalang Besar (KPB) dapat dilihat dari luar angkasa dan kadang disebut sebagai organisme tunggal terbesar di dunia. Pada kenyataannya, ia terbentuk dari berjuta organisme kecil, dikenal dengan sebutan polip koral (coral polyp). KPB dipilih sebagai sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1981.

q4 7 Keajaiban Dunia


Kekayaan biodiversitasnya, perairannya yang hangat dan jernih, serta keterjangkauannya dari fasilitas terapung yang disebut live aboards, membuat karang ini menjadi tujuan pariwisata yang sangat populer, terutama bagi para penyelam scuba. Banyak kota di sepanjang pesisir pantai Queensland yang menawarkan wisata laut ke karang ini setiap harinya. Beberapa pulau kontinental juga telah berubah fungsi menjadi resor.


3. Keajaiban Dunia Mount Everest


Mount Everest adalah gunung tertinggi di dunia (jika diukur dari paras laut). Rabung puncaknya menandakan perbatasan antara Nepal dan Tibet puncaknya berada di Tibet. Gunung ini mempunyai ketinggian sekitar 8.850 m. Gunung ini mendapatkan nama bahasa Inggrisnya dari nama Sir George Everest. Nama ini diberikan oleh Sir Andrew Waugh, surveyor-general India berkebangsaan Inggris, penerus Everest. Puncak Everest merupakan salah satu dari Tujuh Puncak Utama di dunia.


q5 7 Keajaiban Dunia



4. Keajaiban Dunia Air Terjun Victoria


Air terjun Victoria merupakan salah satu air terjun paling spektakuler di dunia. Air terjun ini terletak di Sungai Zambezi, yang pada saat ini membentuk perbatasan antara Zambia dan Zimbabwe. Air terjun ini memiliki lebar kira-kira 1 mil (1,6 km), dengan ketinggian 128m (420 kaki).


q7 7 Keajaiban Dunia


David Livingstone, penjelajah Skotlandia, mengunjungi danau ini pada 1855 dan menamakannya atas nama Ratu Victoria, sedangkan nama lokalnya adalah Mosi-oa-Tunya, “asap menggelegar.” Air terjun ini merupakan bagian dari dua taman nasional, Mosi-oa-Tunya National Park di Zambia dan Victoria Falls National Park di Zimbabwe, dan juga Situs Warisan Dunia UNESCO. Air terjun ini merupakan obyek wisata utama di Afrika Selatan.


5. Keajaiban Dunia Northern Lights
Salah satu keajaiban dunia adalah Northern Lights atau dikenal juga dengan istilah Aurora Borealis. Kejaiban cahaya warna-warni ini terbentuk akibat interaksi lapangan magnetik di Bumi dengan partikel matahari.

q9 7 Keajaiban Dunia


6. Keajaiban Dunia Volcano Paricutín


Volcano Paricutín, adalah sebuah gunung berapi yang terdapat di negara bagian Michoacan, Meksiko. Sebelum tahun 1943 gunung berapi ini tidak ada, namun tiba-tiba terdapat aktivitas vulkanik yang mengakibatkan orang-orang di sekitar sana mengungsi, gunung muda itu terus bertambah tinggi, dalam sehari menjadi 50 meter dan saat ini aktivitasnya bisa dikatakan berhenti, dan ketinggian gunung mencapai 336 meter.


8volcano1 7 Keajaiban Dunia


7. Keajaiban Dunia Pelabuhan Rio de Janeiro

Rio de Janeiro (bermakna “Sungai Januari” dalam bahasa Portugis) adalah ibu kota Negara Bagian Rio de Janeiro di Brasil bagian tenggara.Kota ini mempunyai luas sebesar 1.256 km² dan penduduk sekitar 6.150.000 juta jiwa (2004).Sekitar 10 juta orang tinggal di wilayah metropolitan Rio de Janeiro Raya, yang saat ini merupakan kota terbesar keempat di dunia.


q11 7 Keajaiban Dunia


Letak pelabuhan Rio De Janeiro sangat unik yaitu tepat berada di ujung muara sungai antara pertemuan laut dan sungai, selain kota pelabuhan kota tersebut juga mempunyai letak dan pemandangan geografis yang sangat indah, Brazil ditemukan dan dijajah oleh portugis pada tahun 1565 sehingga budaya , bahasa, kebiasaan, juga makanan mengacu kepada negara portugal yaitu karena adanya ikatan bathin antara dua negara tersebut.
Semoga informasi dari Sahabat sejati tentang Tujuh keajaiban dunia terbaru 2010 ini dapat bermanfaat untuk semua,

Kamis, 09 Desember 2010

budaya banjar

 ulun ini hameda chintya putri urang asli Banjar . 

jadi ulun manulis kabudayaan Kampung Halaman ulun ini di blog ulun . sakiranya urang-urang tahu jua lawan kabudayaan Banjar ini. semuga bermanfaat haja bagi yang mambacanya . salamat mambaca dangsanak lah ......

 

BUDAYA BANJAR DAN ISLAM

Masyarakat banjar dan islam memiliki hubungan yang sangat erat, bahkan islam tidak dapat dilepaskan dari keseharian masyarakat ini terlihat dar berbaga adat dan budaya yang banyak berwarna islam,. Terlebih lagi banjar memiliki seorang ulama besar yang menulis berbagai kitab keislaman. Salah satunya adalah kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh M. Arsyad Al-Banjari.
Karya beliau ini sangat masyhur bahkan sampai ke negeri tetangga Malaysia. Bahkan Universitas Kebangsaan Malaysia melakukan kunjungan kekabupaten Banjar dalam rangka menghormati tanah kelahiran penulis kitab Sabilal Muhtadin yang dijadikan literature dalam pendidikan di beberapa Negara bagian di Malaysia.
Banjar juga dikenal sebagai sebuah daerah yang agamis dimana masyarkatnya memegang islam dengan sungguh-sungguh, bahkan ada sebuah pameo, adalah hal yang memalukan bila orang banjar tidak bisa membaca Al-qur’an. Ini menunjukkan bahawa perasaan masyarakat akan Islam masih sangat kuat.
Dari sisi bangunan, maka daerah ini dikenal dengan serambi makkah, atau daerah dengan seribu masjid. Karena di banua ini banyak terdapat mesjid yang menjadi lambang bagi keberadaan Islam dan pemeluknya yang mayoritas di daerah ini.
Dari sisi sejarah tidak bias dipungkiri kedekatan islam dan perjuangan anak banua ini menuju kemerdekaan. Semua tidak terlepas dari pengaruh semangat jihad dalam islam. Perjuangan pembebasan banua ini dari penjajahan selalu dibawah komando panglima-panglima muslim yang juga merupakan keturunan ningrat dari raja-raja Banjar Semangat islam dan penerapan hukumnya -terlihat dari penulisan kitab-kitab dengan arab melayu- pada waktu itu, menunjukkan bahwa masyarakat banjar dan budayanya sangat erat dengan Syariat Islam.
Melihat berbagai hal ini, rasanya sangat wajar jika kita sebagai warga banua merasa sangat dekat dengan Islam dan sangat merindukan kembalinya suasana Islami dalam lingkungan kita. Namun sangat menyedihkan banua yang dikenal dengan keIslamannya ini kini tengah kehilangan/ luntur identitasnya.
Lunturnya budaya islam ini bukan pada hal yang berkenaan dengan ibadah sehari-hari, namun pada hal yang lebih besar lagi. Yakni pada hal yang berkenaan dengan social kemasyarakatan. Pada hal yang berkenaan dengan hukum dan pemerintahan. Dimana masyarakt islam banjar tidak lagi berhukum pada Allah tapi pada hukum yang lain. Sehingga mengakibatkan semakin tergerusnya keimanan ummat dan meningkatnya kejahatan moral dikalangan muda seperti seks bebas dikalangan murid SMU bahkan Aliyah, selain itu juga dengan narkoba. Hingga membuat kita bertanya masihkah kita hidup dilingkungan yang Islami?
Dengan semua potensi yang kita miliki sudah sepantasnya jika kita sebagai warga banua merindukan tegaknya kembali islam. Selain karena kedekatan histories juga karena dorongan dien. Sehingga Islam tidak lagi sekedar sebagai mata pelajaran pokok semata tapi juga landasan kehidupan dan standar bagi kemajuan, baik dan buruk dalam kehidupan bernegara dan berbangsa. Dan adalah sebuah hal yang sangat wajar jika kita warga banua yang mengawali penegakkan syariat Islam ini, dan menjadi mulia karena hal ini. Sehingga julukan serambi mekkah benar-benar menunjukkan sebagai serambi dari penegakkan syariat Islam, bukan sekedar sebutan semata. Seperti semboyan kita selama ini “haram mayarah waja sampai kaputing”. Jadi mari kita perjuangkan bersama Islam yang sudah menjadi nafas kehidupan dan sangat dekat dengan keseharian kita ini menjadi pengatur dalam semua bentuk kehidupan kita, dan tentunya dalam bentuk yang telah Allah gariskan yakni Khilafah Islamiyah.
Wallahu a’alam bi shawab.

Seni tradisional Banjar


Seni tradisional Banjar adalah unsur kesenian yang menjadi bagian hidup masyarakat dalam suku Banjar. Tradisional adalah aksi dan tingkah laku yang keluar alamiah karena kebutuhan dari nenek moyang yang terdahulu. Tradisi adalah bagian dari tradisional namun bisa musnah karena ketidamauan masyarakat untuk mengikuti tradisi tersebut.
Kultur budaya yang berkembang di Banjarmasin sangat banyak hubungannya dengan sungai, rawa dan danau, disamping pegunungan. Tumbuhan dan binatang yang menghuni daerah ini sangat banyak dimanfaatkan untuk memenuhi kehidupan mereka. Kebutuhan hidup mereka yang mendiami wilayah ini dengan memanfaatkan alam lingkungan dengan hasil benda-benda budaya yang disesuaikan. hampir segenap kehidupan mereka serba relegius. Disamping itu, masyarakatnya juga agraris, pedagang dengan dukungan teknologi yang sebagian besar masih tradisional.
Ikatan kekerabatan mulai longgar dibanding dengan masa yang lalu, orientasi kehidupan kekerabatan lebih mengarah kepada intelektual dan keagamaan. Emosi keagamaan masih jelas nampak pada kehidupan seluruh suku bangsa yang berada di Kalimantan Selatan.
Urang Banjar mengembangkan sistem budaya, sistem sosial dan material budaya yang berkaitan dengan relegi, melalui berbagai proses adaptasi, akulturasi dan assimilasi. Sehingga nampak terjadinya pembauran dalam aspek-aspek budaya. Meskipun demikian pandangan atau pengaruh Islam lebih dominan dalam kehidupan budaya Banjar, hampir identik dengan Islam, terutama sekali dengan pandangan yang berkaitan dengan ke Tuhanan (Tauhid), meskipun dalam kehidupan sehari-hari masih ada unsur budaya asal, Hindu dan Budha.
Seni ukir dan arsitektur tradisional Banjar nampak sekali pembauran budaya, demikian pula alat rumah tangga, transport, tari, nyanyian dsb.
Masyarakat Banjar telah mengenal berbagai jenis dan bentuk kesenian, baik Seni Klasik, Seni Rakyat, maupun Seni Religius Kesenian yang menjadi milik masyarakat Banjar
Suku Banjar mengembangkan seni dan budaya yang cukup lengkap, walaupun pengembangannya belum maksimal, meliputi berbagai cabang seni.

Seni Rupa Dwimatra

Seni Anyaman

Seni anyaman dengan bahan rotan, bambu dan purun sangat artistik. Anyaman rotan berupa tas dan kopiah.

Seni Lukisan Kaca

Seni lukisan kaca berkembang pada tahun lima puluhan, hasilnya berupa lukisan buroq, Adam dan Hawa dengan buah kholdi, kaligrafi masjid dan sebagainya. Ragam hiasnya sangat banyak diterapkan pada perabot berupa tumpal, sawstika, geometris, flora dan fauna.

Seni Tatah/Ukir

Motif ukiran juga diterapkan pada sasanggan yang terbuat dari kuningan.
Motif jambangan bunga dan tali bapilin dalam seni tatah ukir Banjar
Seni ukir terdiri atas tatah surut (dangkal) dan tatah babuku (utuh). Seni ukir diterapkan pada kayu dan kuningan. Ukiran kayu diterapkan pada alat-alat rumah tangga, bagian-bagian rumah dan masjid, bagian-bagian perahu dan bagian-bagian cungkup makam. Ukiran kuningan diterapkan benda-benda kuningan seperti cerana, abun, pakucuran, lisnar, perapian, cerek, sasanggan, meriam kecil dan sebagainya. Motif ukiran misalnya Pohon Hayat, pilin ganda, swastika, tumpal, kawung, geometris, bintang, flora binatang, kaligrafi, motif Arabes dan Turki.

Pencak Silat Kuntau Banjar

Pencak Silat Kuntau Banjar adalah ilmu beladiri yang berkembang di Tanah Banjar dan daerah perantaun suku Banjar.

Seni Rupa Trimatra (Rumah Adat)

Rumah adat Banjar ada beberapa jenis, tetapi yang paling menonjol adalah Rumah Bubungan Tinggi yang merupakan tempat kediaman raja (keraton). Jenis rumah yang ditinggali oleh seseorang menunjukkan status dan kedudukannya dalam masyarakat. Jenis-jenis rumah Banjar:
  1. Rumah Bubungan Tinggi, kediaman raja
  2. Rumah Gajah Baliku, kediaman saudara dekat raja
  3. Rumah Gajah Manyusu, kediaman "pagustian" (bangsawan)
  4. Rumah Balai Laki, kediaman menteri dan punggawa
  5. Rumah Balai Bini, kediaman wanita keluarga raja dan inang pengasuh
  6. Rumah Palimbangan, kediaman alim ulama dan saudagar
  7. Rumah Palimasan (Rumah Gajah), penyimpanan barang-barang berharga (bendahara)
  8. Rumah Cacak Burung (Rumah Anjung Surung), kediaman rakyat biasa
  9. Rumah Tadah Alas
  10. Rumah Lanting, rumah diatas air
  11. Rumah Joglo Gudang
  12. Rumah Bangun Gudang

Jukung Banjar

Miniatur jukung gundul suku Banjar
Erik Petersen telah mengadakan penelitian tentang jukung Banjar dalam bukunya Jukungs Boat From The Barito Basin, Borneo. Jukung adalah transportasi khas Kalimantan. Ciri khasnya terletak pada teknik pembuatannya yang mempertahankan sistem pembakaran pada rongga batang kayu bulat yang akan dibuat menjadi jukung. Jenis Jukung :
  1. Jukung Sudur (rangkaan)
    1. Jukung Sudur Biasa
    2. Jukung Sudur Bakapih
    3. Jukung Sudur Anak Ripang
  2. Jukung Patai
    1. Jukung Biasa
    2. Jukung Hawaian
    3. Jukung Kuin
    4. Jukung Pelanjan
    5. Jukung Ripang Hatap
    6. Jukung Pemadang
  3. Jukung Batambit
    1. Jukung Tambangan
    2. Jukung Babanciran
    3. Jukung Undaan
    4. Jukung Parahan
    5. Jukung Gundul
    6. Jukung Pandan Liris
    7. Jukung Tiung
Jenis perahu lainnya misalnya :
  1. Penes
  2. Kelotok

Wayang Banjar

Wayang Banjar terdiri dari :
  1. Wayang kulit Banjar
  2. Wayang gung/wayang Gong yaitu (wayang orang versi suku Banjar

Mamanda

Mamanda merupakan seni teater tradisonal suku Banjar.

Tradisi Bananagaan

  1. Naga Badudung
  2. Kepala Naga Gambar Sawit
  3. Kepala Naga Darat

Seni Tradisonal Banjar Berbasis Sastra (Folklor Banjar)

Lamut

Madihin

Etimologi dan definisi

Madihin berasal dari kata madah dalam bahasa Arab artinya nasihat, tapi bisa juga berarti pujian. Puisi rakyat anonim bergenre Madihin ini cuma ada di kalangan etnis Banjar di Kalsel saja. Sehubungan dengan itu, definisi Madihin dengan sendirinya tidak dapat dirumuskan dengan cara mengadopsinya dari khasanah di luar folklor Banjar.
Tajuddin Noor Ganie (2006) mendefinisikan Madihin dengan rumusan sebagai berikut : puisi rakyat anonim bertipe hiburan yang dilisankan atau dituliskan dalam bahasa Banjar dengan bentuk fisik dan bentuk mental tertentu sesuai dengan konvensi yang berlaku secara khusus dalam khasanah folklor Banjar di Kalsel.

Bentuk fisik

Masih menurut Ganie (2006), Madihin merupakan pengembangan lebih lanjut dari pantun berkait. Setiap barisnya dibentuk dengan jumlah kata minimal 4 buah. Jumlah baris dalam satu baitnya minimal 4 baris. Pola formulaik persajakannya merujuk kepada pola sajak akhir vertikal a/a/a/a, a/a/b/b atau a/b/a/b. Semua baris dalam setiap baitnya berstatus isi (tidak ada yang berstatus sampiran sebagaimana halnya dalam pantun Banjar) dan semua baitnya saling berkaitan secara tematis.
Madihin merupakan genre/jenis puisi rakyat anonim berbahasa Banjar yang bertipe hiburan. Madihin dituturkan di depan publik dengan cara dihapalkan (tidak boleh membaca teks) oleh 1 orang, 2 orang, atau 4 orang seniman Madihin (bahasa Banjar Pamadihinan). Anggraini Antemas (dalam Majalah Warnasari Jakarta, 1981) memperkirakan tradisi penuturan Madihin (bahasa Banjar : Bamadihinan) sudah ada sejak masuknya agama Islam ke wilayah Kerajaan Banjar pada tahun 1526.

Status Sosial dan Sistim Mata Pencaharian Pamadihinan

Madihin dituturkan sebagai hiburan rakyat untuk memeriahkan malam hiburan rakyat (bahasa Banjar Bakarasmin) yang digelar dalam rangka memperintai hari-hari besar kenegaraan, kedaerahan, keagamaan, kampanye partai politik, khitanan, menghibur tamu agung, menyambut kelahiran anak, pasar malam, penyuluhan, perkawinan, pesta adat, pesta panen, saprah amal, upacara tolak bala, dan upacara adat membayar hajat (kaul, atau nazar).
Orang yang menekuni profesi sebagai seniman penutur Madihin disebut Pamadihinan. Pamadihinan merupakan seniman penghibur rakyat yang bekerja mencari nafkah secara mandiri, baik secara perorangan maupun secara berkelompok.
Setidak-tidaknya ada 6 kriteria profesional yang harus dipenuhi oleh seorang Pamadihinan, yakni : (1) terampil dalam hal mengolah kata sesuai dengan tuntutan struktur bentuk fisik Madihin yang sudah dibakukan secara sterotipe, (2) terampil dalam hal mengolah tema dan amanat (bentuk mental) Madihin yang dituturkannya, (3) terampil dalam hal olah vokal ketika menuturkan Madihin secara hapalan (tanpa teks) di depan publik, (4) terampil dalam hal mengolah lagu ketika menuturkan Madihin, (5) terampil dalam hal mengolah musik penggiring penuturan Madihin (menabuh gendang Madihin), dan (6) terampil dalam hal mengatur keserasian penampilan ketika menuturkan Madihin di depan publik.
Tradisi Bamadihinan masih tetap lestari hingga sekarang ini. Selain dipertunjukkan secara langsung di hadapan publik, Madihin juga disiarkan melalui stasiun radio swasta yang ada di berbagai kota besar di Kalsel. Hampir semua stasiun radio swasta menyiarkan Madihin satu kali dalam seminggu, bahkan ada yang setiap hari. Situasinya menjadi semakin bertambah semarak saja karena dalam satu tahun diselenggarakan beberapa kali lomba Madihin di tingkat kota, kabupaten, dan provinsi dengan hadiah uang bernilai jutaan rupiah.
Tidak hanya di Kalsel, Madihin juga menjadi sarana hiburan alternatif yang banyak diminati orang, terutama sekali di pusat-pusat pemukiman etnis Banjar di luar daerah atau bahkan di luar negeri. Namanya juga tetap Madihin. Rupa-rupanya, orang Banjar yang pergi merantau ke luar daerah atau ke luar negeri tidak hanya membawa serta keterampilannya dalam bercocok tanam, bertukang, berniaga, berdakwah, bersilat lidah (berdiplomasi), berkuntaw (seni bela diri), bergulat, berloncat indah, berenang, main catur, dan bernegoisasi (menjadi calo atau makelar), tetapi juga membawa serta keterampilannya bamadihinan (baca berkesenian).
Para Pamadihinan yang menekuni pekerjaan ini secara profesional dapat hidup mapan. Permintaan untuk tampil di depan publik relatif tinggi frekwensinya dan honor yang mereka terima dari para penanggap cukup besar, yakni antara 500 ribu sampai 1 juta rupiah. Beberapa orang di antaranya bahkan mendapat rezeki nomplok yang cukup besar karena ada sejumlah perusahaan kaset, VCD, dan DVD di kota Banjarmasin yang tertarik untuk menerbitkan rekaman Madihin mereka. Hasil penjualan kaset, VCD, dan DVD tersebut ternyata sangatlah besar.
Pada zaman dahulu kala, ketika etnis Banjar di Kalsel masih belum begitu akrab dengan sistem ekonomi uang, imbalan jasa bagi seorang Pamadihinan diberikan dalam bentuk natura (bahasa Banjar : Pinduduk). Pinduduk terdiri dari sebilah jarum dan segumpal benang, selain itu juga berupa barang-barang hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

Keberadaan Madihin di Luar Daerah Kalsel

Madihin tidak hanya disukai oleh para peminat domestik di daerah Kalsel saja, tetapi juga oleh para peminat yang tinggal di berbagai kota besar di tanah air kita. Salah seorang di antaranya adalah Pak Harto, Presiden RI di era Orde Baru ini pernah begitu terkesan dengan pertunjukan Madihin humor yang dituturkan oleh pasangan Pamadihinan dari kota Banjarmasin Jon Tralala dan Hendra. Saking terkesannya, beliau ketika itu berkenan memberikan hadiah berupa ongkos naik haji plus (ONH Plus) kepada Jon Tralala. Selain Jhon Tralala dan Hendra, di daerah Kalsel banyak sekali bermukim Pamadihinan terkenal, antara lain : Mat Nyarang dan Masnah pasangan Pamadihinan yang paling senior di kota Martapura), Rasyidi dan Rohana(Tanjung), Imberan dan Timah (Amuntai), Nafiah dan Mastura Kandangan), Khair dan Nurmah (Kandangan), Utuh Syahiban Banjarmasin), Syahrani (Banjarmasin), dan Sudirman(Banjarbaru). Madihin mewakili Kalimantan Timur pada Festival Budaya Melayu.

Datu Madihin, Pulung Madihin, dan Aruh Madihin

Pada zaman dahulu kala, Pamadihinan termasuk profesi yang lekat dengan dunia mistik, karena para pengemban profesinya harus melengkapi dirinya dengan tunjangan kekuatan supranatural yang disebut Pulung. Pulung ini konon diberikan oleh seorang tokoh gaib yang tidak kasat mata yang mereka sapa dengan sebutan hormat Datu Madihin.
Pulung difungsikan sebagai kekuatan supranatural yang dapat memperkuat atau mempertajam kemampuan kreatif seorang Pamadihinan. Berkat tunjangan Pulung inilah seorang Pamadihinan akan dapat mengembangkan bakat alam dan kemampuan intelektualitas kesenimanannya hingga ke tingkat yang paling kreatif (mumpuni). Faktor Pulung inilah yang membuat tidak semua orang Banjar di Kalsel dapat menekuni profesi sebagai Pamadihinan, karena Pulung hanya diberikan oleh Datu Madihin kepada para Pamadihinan yang secara genetika masih mempunyai hubungan darah dengannya (hubungan nepotisme).
Datu Madihin yang menjadi sumber asal-usul Pulung diyakini sebagai seorang tokoh mistis yang bersemayam di Alam Banjuran Purwa Sari, alam pantheon yang tidak kasat mata, tempat tinggal para dewa kesenian rakyat dalam konsep kosmologi tradisonal etnis Banjar di Kalsel. Datu Madihin diyakini sebagai orang pertama yang secara geneologis menjadi cikal bakal keberadaan Madihin di kalangan etnis Banjar di Kalsel.
Konon, Pulung harus diperbarui setiap tahun sekali, jika tidak, tuah magisnya akan hilang tak berbekas. Proses pembaruan Pulung dilakukan dalam sebuah ritus adat yang disebut Aruh Madihin. Aruh Madihin dilakukan pada setiap bulan Rabiul Awal atau Zulhijah. Menurut Saleh dkk (1978:131), Datu Madihin diundang dengan cara membakar dupa dan memberinya sajen berupa nasi ketan, gula kelapa, 3 biji telur ayam kampung, dan minyak likat baboreh. Jika Datu Madihin berkenan memenuhi undangan, maka Pamadihinan yang mengundangnya akan kesurupan selama beberapa saat. Pada saat kesurupan, Pamadihinan yang bersangkutan akan menuturkan syair-syair Madihin yang diajarkan secara gaib oleh Datu Madihin yang menyurupinya ketika itu. Sebaliknya, jika Pamadihinan yang bersangkutan tidak kunjung kesurupan sampai dupa yang dibakarnya habis semua, maka hal itu merupakan pertanda mandatnya sebagai Pamadihinan telah dicabut oleh Datu Madihin. Tidak ada pilihan bagi Pamadihinan yang bersangkutan, kecuali mundur teratur secara sukarela dari panggung pertunjukan Madihin

Peribahasa Banjar Berbentuk Puisi

Etimologi dan Definisi

Secara etimologis, istilah peribahasa menurut Winstead (dalam Usman, 1954) berasal dari bahasa Sanksekerta pari dan bhasya, yakni bahasa (bhasya)yang yang disusun secara beraturan (pari). Etnis Banjar di Kalsel menyebut peribahasa dengan istilah paribasa (Hapip, 2001:137), istilah ini hampir sama dengan istilah paribasan dalam bahasa Jawa yang digunakan di DI Yogyakarta, Jateng, dan Jatim.
Menurut Tajuddin Noor Ganie (2006:1) dalam bukunya berjudul Jatidiri Puisi Rakyat Etnis Banjar di Kalsel, peribahasa Banjar ialah kalimat pendek dalam bahasa Banjar yang pola susunan katanya sudah tetap dengan merujuk kepada suatu format bentuk tertentu (bersifat formulaik), dan sudah dikenal luas sebagai ungkapan tradisional yang menyatakan maksudnya secara samar-samar, terselubung, dan berkias dengan gaya bahasa perbandingan, pertentangan, pertautan, dan perulangan.
Berdasarkan karakteristik bentuk fisiknya, peribahasa Banjar menurut Ganie (2006:1) dapat dipilah-pilah menjadi 2 kelompok besar, yakni :
  1. Peribahasa Banjar berbentuk puisi, terdiri atas :
    1. Gurindam
    2. Kiasan
    3. Mamang Papadah
    4. Pameo Huhulutan
    5. Saluka
    6. Tamsil
  2. Peribahasa Banjar berbentuk kalimat, terdiri atas :
    1. Ibarat
    2. Papadah
    3. Papatah-patitih
    4. Paribasa
    5. Paumpamaan.
Perbedaan bentuk fisik antara peribahasa Banjar yang berbentuk puisi dengan peribahasa Banjar yang berbentuk kalimat terletak pada jenis gaya bahasa yang dipergunakannya. Peribahasa berbentuk puisi mempergunakan gaya bahasa perulangan, sementara peribahasa berbentuk kalimat mempergunakan gaya bahasa perbandingan, pertautan, dan pertentangan.

Simpulan

Berdasarkan paparan dan contoh-contoh di atas, maka dapat disimpulkan semua ragam/jenis peribahasa Banjar berbentuk puisi, setidak-tidaknya memiliki salah satu dari 3 ciri karakteristik bentuk, yakni :
  1. adanya pengulangan atas kosa-kata yang sama,
  2. adanya kosa-kata yang hampir sama secara morfologis, dan
  3. adanya kosa-kata yang saling bersajak a/a/a/a, a/b/a/b, dan a/b/b/a baik secara vertikal maupun secara horisontal di awal, di tengah, atau di akhir baris/larisk. Ciri-ciri karakteristik bentuk yang demkian itu identik dengan gaya bahasa perulangan (repetisi).

Pantun Banjar

Etimologi, Definisi, dan Bentuk Fisik

Pantun merupakan pengembangan lebih lanjut dari Peribahasa Banjar. Istilah pantun sendiri menurut Brensetter sebagaimana yang dikutipkan Winstead (dalam Usman, 1954) berasal dari akar kata tun yang kemudian berubah menjadi tuntun yang artinya teratur atau tersusun. Hampir mirip dengan tuntun adalah tonton dalam bahasa Tagalog artinya berbicara menurut aturan tertentu (dalam Semi, 1993:146-147).
Sesuai dengan asal-usul etimologisnya yang demikian itu, maka pantun memang identik dengan seperangkat kosa-kata yang disusun sedemikian rupa dengan merujuk kepada sejumlah kriteria konvensional menyangkut bentuk fisik dan bentuk mental puisi rakyat anonim.
Setidak-tidaknya ada 6 kriteria konvensional yang harus dirujuk dalam hal bentuk fisik dan bentuk mental pantun ini, yakni : (1) setiap barisnya dibentuk dengan jumlah kata minimal 4 buah, (2) jumlah baris dalam satu baitnya minimal 2 baris (pantun kilat) dan 4 baris (pantun biasa dan pantun berkait), (3) pola formulaik persajakannya merujuk kepada sajak akhir vertikal dengan pola a/a (pantun kilat), a/a/a/a, a/a/b/b, dan a/b/a/b (pantun biasa dan pantun berkait), (4) khusus untuk pantun kilat, baris 1 berstatus sampiran dan baris 2 berstatus isi, (5) khusus untuk pantun biasa dan pantun berkait, baris 1-2 berstatus sampiran dan baris 3-4 berstatus isi, dan (6) lebih khusus lagi, pantun berkait ada juga yang semua barisnya berstatus isi, tidak ada yang berstatus sampiran.
Zaidan dkk (1994:143)mendefinisikan pantun sebagai jenis puisi lama yang terdiri atas 4 larik dengan rima akhir a/b/a/b. Setiap larik biasanya terdiri atas 4 kata, larik 1-2 merupakan sampiran, larik 3-4 merupakan isi. Berdasarkan ada tidaknya hubungan antara sampiran dan isi ini, pantun dapat dipilah-pilah menjadi 2 genre/jenis, yakni pantun mulia dan pantun tak mulia.
Disebut pantun mulia jika sampiran pada larik 1-2 berfungsi sebagai persiapan isi secara fonetis dan sekaligus juga berfungsi sebagai isyarat isi. Sementara, pantun tak mulia adalah pantun yang sampirannya (larik 1-2) berfungsi sebagai persiapan isi secara fonetis saja, tidak ada hubungan semantik apa-apa dengan isi pantun di larik 3-4.
Sementara Rani (1996:58) mendefinsikan pantun sebagai jenis puisi lama yang terdiri atas 4 baris dalam satu baitnya. Baris 1-2 adalah sampiran, sedang baris 3-4 adalah isi. Baris 1-3 dan 2-4 saling bersajak akhir vertikal dengan pola a/b/a/b.
Hampir semua suku bangsa di tanah air kita memiliki khasanah pantunnya masing-masing. Menurut Sunarti (1994:2), orang Jawa menyebutnya parikan, orang Sunda menyebutnya sisindiran atau susualan, orang Mandailing menyebutnya ende-ende, orang Aceh menyebutnya rejong atau boligoni, sementara orang Melayu, Minang, dan Banjar menyebutnya pantun. Dibandingkan dengan genre/jenis puisi rakyat lainnya, pantun merupakan puisi rakyat yang murni berasal dari kecerdasan linguistik local genius bangsa Indonesia sendiri.
Istilah pantun tidak ditemukan padanannya dalam bahasa Banjar, sehubungan dengan itu istilah ini langsung saja diadopsi untuk memberi nama fenomena yang sama yang ada dalam khasanah puisi rakyat anonim berbahasa Banjar (Folklor Banjar).
Dalam definisi yang sederhana pantun Banjar adalah pantun yang dilisankan atau dituliskan dalam bahasa Banjar. Definisi pantun Banjar menurut rumusan Tajuddin Noor Ganie (2006) adalah puisi rakyat anonim bertipe hiburan yang dilisankan atau dituliskan dalam bahasa Banjar dengan bentuk fisik dan bentuk mental tertentu sesuai dengan konvensi khusus yang berlaku dalam khasanah folklor Banjar.

Fungsi Sosial Pantun Banjar

Pada masa-masa Kerajaan Banjar masih jaya-jayanya (1526-1860), pantun tidak hanya difungsikan sebagai sarana hiburan rakyat semata, tetapi juga difungsikan sebagai sarana retorika yang sangat fungsional, sehingga para tokoh pimpinan masyarakat formal dan informal harus mempelajari dan menguasainya dengan baik, yakni piawai dalam mengolah kosa-katanya dan piawai pula dalam membacakannya.
Tidak hanya itu, di setiap desa juga harus ada orang-orang yang secara khusus menekuni karier sebagai tukang olah dan tukang baca pantun (bahasa Banjar Pamantunan). Uji publik kemampuan atas seorang Pamantunan yang handal dilakukan langsung di depan khalayak ramai dalam ajang adu pantun atau saling bertukar pantun yang dalam bahasa Banjar disebut Baturai Pantun. Para Pamantunan tidak boleh tampil sembarangan, karena yang dipertaruhkan dalam ajang Baturai Pantun ini tidak hanya kehormatan pribadinya semata, tetapi juga kehormatan warga desa yang diwakilinya.

Status Sosial Pamantunan

Pamantunan merupakan seniman penghibur rakyat yang bekerja mencari nafkah secara mandiri dengan mengandalkan kemampuannya dalam mengolah kosa-kata berbahasa Banjar sehingga dapat dijadikan sebagai sarana retorika yang fungional.
Setidak-tidaknya ada 6 kriteria profesional yang harus dipenuhi oleh seorang Pamantunan, yakni : (1) terampil mengolah kosa-katanya sesuai dengan tuntutan yang berlaku dalam struktur bentuk fisik pantun Banjar, (2) terampil mengolah tema dan amanat yang menjadi unsur utama bentuk mental pantun Banjar, (3) terampil mengolah vokal ketika menuturkannya sebagai sarana retorika yang fungsional di depan khalayak ramai, (4) terampil mengolah lagu ketika menuturkannya sebagai sarana retorika yang fungsional, (5) terampil dalam hal olah musik penggiring penuturan pantun (menabuh gendang pantun), dan (6) terampil dalam menata keserasian penampilannya sebagai seorang Pamantunan.

Datu Pantun, Pulung Pantun, dan Aruh Pantun

Tuntutan profesional yang begitu sulit untuk dipenuhi oleh seorang Pamantunan membuatnya tergoda untuk memperkuat tenaga kreatifnya dengan cara-cara yang bersifat magis, akibatnya, profesi Pamantunan pada zaman dahulu kala termasuk profesi kesenimanan yang begitu lekat dengan dunia mistik. Dalam hal ini sudah menjadi kelaziman di kalangan Pamantunan ketika itu untuk memperkuat atau mempertajam kemampuan kreatif profesionalnya dengan kekuatan supranatural yang disebut Pulung.
Pulung adalah kekuatan supranatural yang berasal dari alam gaib yang diberikan oleh Datu Pantun. Konon, berkat Pulung inilah seorang Pamantunan dapat mengembangkan bakat alam dan intelektualitasnya hingga ke tingkat yang paling kreatif (mumpuni).
Faktor Pulung inilah yang membuat tidak semua orang Banjar di Kalsel dapat menekuni profesi sebagai Pamantunan, karena Pulung hanya diberikan kepada oleh Datu Pantun kepada Pamantunan yang secara genetika masih mempunyai hubungan darah dengannya (hubungan nepotisme).
Datu Pantun adalah seorang tokoh mistis yang bersemayam di Alam Banjuran Purwa Sari, alam pantheon yang tidak kasat mata, tempat tinggal para dewa kesenian rakyat. Datu Pantun diyakini sebagai orang pertama yang secara geneologis menjadi cikal bakal pantun di kalangan etnis Banjar di Kalsel.
Konon, Pulung harus diperbarui setiap tahun, jika tidak, maka tuah magisnya akan hilang tak berbekas lagi. Proses pembaruan Pulung dilakukan dalam sebuah ritus adat yang khusus digelar untuk itu, yakni Aruh Pantun. Aruh Pantun dilaksanakan pada malam-malam gelap tanggal 21, 23, 25, 27, dan 29) di bulan Rabiul Awal atau Zulhijah.
Datu Pantun diundang berhadir dengan cara membakar dupa dan memberinya sajen berupa nasi ketan, gula kelapa, 3 biji telur ayam kampung, dan minyak likat baboreh secukupnya. Jika Datu Pantun berkenan memenuhi undangan, maka Pamantunan yang bersangkutan akan kesurupan (trance) selama beberapa saat. Sebaliknya, jika Pamantunan tak kunjung kesurupan itu berarti mandatnya sebagai seorang Pamantunan sudah dicabut oleh Datu Pantun. Tidak pilihan baginya kecuali mundur secara teratur dari panggung Baturai Pantun (pensiun).

Pantun Banjar Masa Kini : Bernasib Buruk

Pada zaman sekarang ini, pantun, khususnya pantun Banjar, tidak lagi menjadi puisi rakyat yang fungsional di Kalsel. Sudah puluhan tahun tidak ada lagi forum Baturai Pantun yang digelar secara resmi sebagai ajang adu kreatifitas bagi para Pamantunan yang tinggal di desa-desa di seluruh daerah Kalsel.
Pantun Banjar yang masih bertahan hanya pantun adat yang dibacakan pada kesempatan meminang atau mengantar pinengset (bahasa Banjar Patalian). Selebihnya, pantun Banjar cuma diselipkan sebagai sarana retorika bernuansa humor dalam pidato-pidato resmi para pejabat atau dalam naskah-naskah tausiah para ulama.
Syukurlah, seiring dengan maraknya otonomi daerah sejak tahun 2000 yang lalu, ada juga para pihak yang mulai peduli dan berusaha untuk menghidupkan kembali Pantun Banjar sebagai sarana retorika yang fungsional (bukan sekedar tempelan). Ada yang berinisiatif menggelar pertunjukan eksibisi Pantun Banjar di berbagai kesempatan formal dan informal, memperkenalkannya melalui publikasi di berbagai koran/majalah, melalui siaran khusus yang bersifat insidental di berbagai stasiun radio milik pemerintah atau swasta, dan ada pula yang berinisiatif mememasukannya sebagai bahan pengajaran muatan lokal di sekolah-sekolah yang ada di seantero daerah Kalsel. Tulisan saya di Wikipedia ini boleh jadi termasuk salah satu usaha itu.
Sekarang ini di Kalsel sudah beberapa puluh kali digelar kegiatan lomba tulis Pantun Banjar bagi para peserta di berbagai tingkatan usia. Tidak ketinggalan Stasiun TVRI Banjamasin juga sudah membuka acara Baturai Pantun yang digelar seminggu sekali oleh Bapak H. Adjim Arijadi dengan pembawa acara Jon Tralala, Rahmi Arijadi, dan kawan-kawan.

 


Minggu, 05 Desember 2010

porprov kab.Banjar di Kota baru



ini dia pengalaman yang sangat menyenangkan dan mengasiykan pada tanggal 26 november 2010 tim basket putera-puteri Kab.Banjar tepatnya pada jam 5 sore kami berangkat. Tentunya pasti ada aku, dan teman-temanku yaitu : Nisa, Shinta, Icha, Mirza, Desti, Pute, Laras, Dita itu lah tim basket puteri kab.Banjar
 sedangkan putera nya yaitu : fikri "onta", Fikri "belalang", Hafidz, Achid, Subli, Salim, Rhio, Arif, Yadi"tokek", opung, K-will "Obet", dan official nya yaitu : Fikri Mbe, suhaimi, om deni, pak Farid, etc.
pada pagi tanggal 27 nov kami sampai ke new city hhhehhee. dan siangnya sampai di penginapan ... capek nya aku waktu itu .. iyuuuuh .............
saat-saat bertanding melawan Banjar Masin , dan Banjar Baru puteri  aku merasa sangat capek walau kami kalahnamun tak akan membunuh semangat kami untuk Porprov taun depan 2013 menjadi tuan rumah.
sedang kan tim puteranya berhasil mengalahkan barabai dan masuk 8 besar . namun karena persaingan yang sangat ketat tim putera kalah melawan Tapin . walau begitu rasa bangga masih ada di hati dan kami akan berlatih keras dan berjuang untuk porprov 2013. xxixiixiii :))


ternyata 1 minggu disana menyisakan kenangan yang sangat berarti, apalagi ada yang cinlok ... pisisiiiieeew hhahhhahaa. saat di pantai  sarang tiung  rasanya sangat menyenangkan dan menyebalkan bagiku karena aku di lempar ke pantai whihhhiii .GILA ! man mana aku gag bawa baju ganti .... terus dijalannya kedinginan deh...  teman-teman jujur aku juga kangen saat-saat itu . kereeeeeeeeeeeeen !!!!!!!! banget !!!!!!!!!!!




ini foto-foto kita saat di kota baru :



Kamis, 11 November 2010

cara berpikir laki-laki dan perempuan ... emang beda !!!!

Akhir-akhir ini banyak dilakukan seminar gender yang dibiayai oleh
lembaga internasional. Topik gender itu merupakan topik menarik karena
berhubungan dengan kehidupan manusia sendiri. Agar pemahaman tentang
hubungan lelaki-perempuan bisa dipandang secara proporsional, tulisan
ini memberikan informasi ilmiah tentang perbedaan itu. Terutama
perbedaan dalam struktur otak yang menghasilkan perbedaan dalam cara
dan gaya berpikir dan bertingkah laku.
Perempuan juga tidak usah kecewa atau kaget ketika ia begitu 'lihai'
membahasakan emosi dengan tutur kata yang begitu lancar. Walaupun
bukan seorang diplomat ulung atau ahli pidato perempuan begitu piawai
menceritakan apa yang ia rasakan. Lika-liku mampu diuraikannya dengan
rinci, dengan bahasa yang mudah dipahami. Tidak seperti kaum lelaki
yang hemat dan pelit dengan kata-kata.

STRUKTUR OTAK
Perempuan dan laki-laki memang berbeda. Ada tiga hal yang membedakan
mereka; 1) struktur fisik, 2) organ reproduksi, dan 3) cara berpikir
(tapi bukan level of intelligence!). Perbedaan dalam cara berpikir,
rupa-rupanya, memiliki argumentasi biologis. Struktur otak dan
pengaruh hormonal ditunjuk sebagai penyebab perbedaan tersebut.

Pemilihan peran, misalnya perempuan cenderung lebih suka pada peranan
domestik, sementara lelaki pada peranan publik, ternyata didukung oleh
struktur otak yang berbeda tersebut. Termasuk dalam urusan seks.
Perempuan lebih 'pemalu', lelaki justru lebih agresif.

Sandra Witelson (1982 dan 1985), dalam penelitiannya pada sembilan
otak pria dan lima otak wanita, menemukan bahwa otak perempuan itu,
secara keseluruhan, lebih kecil dari otak lelaki. Ia menyebut Corpus
Calosum (jembatan saraf antara dua belahan otak), terutama isthmus,
dan splenium sebagai komponen yang cenderung lebih besar pada
perempuan. Bagian-bagian ini bertanggung jawab dalam hubungan antar
belahan otak. Menjamin ketetapan dan kecepatan pertukaran informasi
antarbelahan otak. Ukuran ini yang membuat perempuan dapat
mendaya-gunakan dua belahan otaknya secara lebih mudah. Termasuk
membahasakan emosinya dengan bahasa yang lugas dan lancar.

Selain 'jembatan' belahan otak itu, hipotalamus, dan lobus parietal
(pelipis) bawah termasuk bagian otak yang berbeda dengan lelaki.
Bagian otak di pelipis bawah lelaki lebih besar daripada perempuan.
Bagian ini bertanggung jawab untuk pengenalan ruang tiga dimensi.
Lelaki lebih mudah membayangkan dalam otaknya (mental image) suatu
benda atau tempat dibanding perempuan.

Penemuan ini sangat berharga terutama ketika orang berbicara tentang
gender dan repositioning hubungan lelaki dan perempuan. Karena
ternyata ada konstruksi-konstruksi biologis (tentu, selain konstruksi
sosial) yang membentuk jalinan hubungan itu. Selain konstruksi
alat-alat keperempuanan untuk hamil, melahirkan dan menyusui ternyata
konstruksi otak juga menampakkan perbedaan. Namun, perlu dicatat bahwa
konstruksi otak sama sekali tidak berhubungan dengan tingkat
kecerdasan. Konstruksi otak itu lebih banyak berhubungan dengan cara
atau gaya berpikir dan bekerja.
Konstruksi itu tidak lantas berarti bahwa satu jenis kelamin lebih
cerdas dibanding dengan jenis kelamin lain. Tidak juga berarti bahwa
perempuan atau lelaki memang sama dalam menanggaapi sesuatu atau
berbuat sesuatu. Tetapi bahwa konstruksi itu mempengaruhi cara
bersikap memang faktual dan memiliki landasan ilmiah.

Perbedaan-perbedaan itu - meminjam teori keseimbangan dalam Taosime -
membuat keduanya menjadi lengkap. Kombinasi dua style berpikir, dan
perbedaan kedalaman emosional, membuat dua mahkluk itu menjadi
istimewa bila bekerja bersama. Perbedaan perempuan dan lelaki,
meminjam istilah Erich Fromm, adalah dikotomi eksistensial. Perbedaan
itu, laiknya siang-malam, hitam-putih, baik-jelek atau tinggi-rendah.
Mereka tidak mungkin disamakan, atau disatukan, karena memang berbeda.

BUKAN TINGKAT KECERDASAN
Perbedaan otak - baik struktur maupun cara kerja - tidak menunjukkan
tingkat kecerdasan. Beberapa komponen otak memang lebih besar pada
perempuan, seperti corpus calosum (bagian belakangnya bernama splenium
memang lebih tebal dan banyak serabut sarafnya), atau pusat pengaturan
bahasa yang lebih tersebar pada dua belahan otak, tidak berhubungan
langsung dengan tingkat kecerdasan.

Perbedaan-perbedaan itu hanyalah perbedaan 'memilih jalan' atau cara
dan gaya ketika melakukan sesuatu. Lelaki, sebagai contoh saja, lebih
suka mengikuti petunjuk peta, dan membayangkan dalam otaknya, di mana
rumah kawannya. Sementara perempuan lebih suka langsung menyusuri
jalan - lebih bagus bila ada guide-nya - tanpa perlu membayangkan
dalam imajinya. Perbedaan itu mirip ketika dua orang melahap seekor
ikan mas bakar. Yang satu lebih suka memulai dari kepalanya sementara
yang satu lagi suka memulai dari ekornya.


BONEKA DAN MOBIL
Letakkan sebuah boneka dan mobil, lalu suruhlah anak perempuan dan
lelaki mengambilnya. Pasti! Si perempuan memilih boneka, si lelaki
memilih mobil. Mengapa?
Mellisa Hines, dari University of California di San Diego, menyatakan
bahwa memang sudah 'dari sono'-nya perempuan dan lelaki itu berbeda.
Mereka diperbedakan, atau sengaja dibuat berbeda, sejak masih berada
dalam kandungan. Bahkan, ketika masih berbentuk sel-sel kecil dalam
kandungan perempuan. Kesimpulan itu didapat Mellisa dari penelitiannya
pada perilaku anak-anak usia 2½ hingga 8 tahun. Ternyata, demikian
Mellisa, tanpa diberikan pengarahan atau pendidikan apapun juga, di
perempuan cenderung suka boneka dan alat dapur, sementara si lelaki
memilih mobil-mobilan.
Perbedaan itu terjadi karena faktor genetika memang 'diciptakan'
sedemikian rupa. Beberapa peneliti menemukan bahwa hormon tertentu
mempengaruhi perkembangan komponen otak, yang gilirannya nanti,
mempengaruhi perilaku perempuan dan laki-laki. 'Hormon sex', demikian
mereka menyebutnya, mempengaruhi perkembangan otak pada awal-awal
kehidupan si janin. Gonad, komponen paling awal dari penentuan jenis
kelamin itu, berperanan sangat penting dalam perkembangan jenis
kelamin.

EKSPRESI EMOSI
Simon LeVay (1994) menguatkan penemuan Witelson di atas. Ia menemukan
bahwa memang betul Corpus Calosum perempuan relatif lebih besar
daripada lelaki. Demikian juga dengan komponen yang disebut commissura
anterior (penghubung belahan otak, yang secara evolutif, lebih
'primitif dan berhubungan dengan area ketidak-sadaran di belahan
otak). Keberadaan dua komponen ini yang dapat menerangkan mengapa
ekspresi-ekspresi emosional perempuan lebih dalam dan ekspresif
dibanding laki-laki. Perempuan juga, dalam beberapa kasus, lebih dapat
membahasakan, atau menceritakan, apa yang ia rasakan (status emosi).
Ia dapat menata kata dan kalimatnya secara teratur, memilih jenis kata
(aspek linguistik) yang dapat melukiskan perasaannya, dan memilih
intonasi dan aksentuasi tertentu yang mendukung emosinya (aspek
paralinguistik).
Mengapa demikian? Karena perpindahan informasi dari belahan kanan ke
belahan kiri (sehingga emosi dapat diceritakan dalam kata dan kalimat)
berlangsung lebih baik pada perempuan dibanding laki-laki.
Rupa-rupanya, karena corpus calosum lebih banyak serabutnya, sehingga
perpindahan informasi dapat lebih baik.

Untuk pertama kalinya, Corpus Calosum itu membuktikan bahwa
'ceriwis'nya perempuan, terutama dalam menguraikan apa yang rasakan,
memiliki argumentasi ilmiah.
AGRESIVITAS

Kebanyakan kriminalis adalah kaum lelaki. Kebanyakan perangkai bunga
adalah kaum perempuan. Ini bukan sebuah lelucon tanpa dasar. Richard
Haier, guru besar saraf dari Universitas California di Irvine,
berhasil membuktikan bahwa kenyataan itu punya dasar ilmiah.
Haier menemukan kenyataan bahwa ketika menganggur, aktivitas otak kaum
lelaki lebih banyak terjadi pada daerah lymbic temporal. Daerah ini
adalah pengatur emosi yang berhubungan dengan aksi motorik,
teristimewa perilaku 'yang suka memukul jika sedang marah'. Lelaki
yang beringas, apalagi ketika marah dengan emosi tak terkontrol, akan
disalurkan melalui pukulan tangan, tendangan kaki, dan makian. Bila ia
memegang senjata atau pisau, maka hampir pasti, seseorang yang di
hadapannya akan cedera dan luka-luka. Tidak usah heran, daerah lymbic
temporal itu adalah sisa dari otak reptil, ketika mengalami proses
evolusi. Sangat menarik, karena istilah "buaya darat" (buaya adalah
salah satu jenis reptil) lebih kerap dipakai untuk menunjuk para
lelaki, yang hidungnya 'belang-belang'.
Sebaliknya pada perempuan. Saat istirahat, aktivitas otak lebih banyak
terjadi pada cyngulata gyrus. Daerah ini - yang dalam evolusi
merupakan turunan otak mamalia sebenarnya - bertanggung jawab dalam
mengontrol ekspresi emosi. Ketika marah, seorang perempuan cenderung
membelalakan matanya, ketimbang memukul, menendang atau memaki.
Rupa-rupanya, perempuan lebih bisa mengontrol emosinya daripada para
lelaki. Dalam beberapa kasus, perempuan lebih suka memendam emosi
ketimbang menumpahkannya. Dalam kasus penyakit jiwa, perempuan lebih
sering menderita syndroma depresif. Ia depresi karena memendam
perasaannya.
Ketika sedih, otak perempuan lebih reaktif ketimbang otak lelaki.
Bagian tertentu di otak perempuan - namanya lymbic system - bekerja 8
kali lebih keras. Akibatnya, perempuan sangat terganggu dengan
kesedihan yang dialami. Keadaan itu memberikan pengaruh yang sangat
besar padanya. Sebaliknya, dalam ekspresi bahagia, tidak ada perbedaan
antara lelaki dan perempuan. Dr Mark George, ahli saraf dari National
Institute of Mental Health, yang melakukan penelitian itu menemukan
bahwa dalam hal kegembiraan, pengaturannya tersebar dalam banyak
tempat. Terutama di dalam dan di sekitar lymbic system. Penemuan ini
berhasil menguakkan pertanyaan lama yang terpendam, mengapa orang bisa
gembira sekaligus sedih, pada saat yang sama.
Lymbic system itu memang berperanan penting dalam pengaturan emosi.
Bersama dengan sebuah komponen di dekatnya, amygdala, emosi manusia
diatur. Kecerdasan emosi (emotional intelligence), yang sekarang
diketahui sebagai salah satu kunci sukses kehidupan, merupakan fungsi
dari dua komponen otak ini. Seorang perempuan - yang memang sudah
given memiliki kemampuan kontrol emosi yang lebih baik dari lelaki -
akan memiliki kemungkinan berhasil yang lebih besar dari lelaki.
Dengan catatan, ia dapat mengelola kecerdasan emosinya itu.

PENGENALAN RUANG (SPASIAL)
Dalam membayangkan (mental image) posisi atau gerakan, lelaki lebih
unggul dari perempuan. Lelaki - hanya dengan pembayangan di dalam
pikirannya - dapat melukiskan posisi dan gerakan sebuah benda tiga
dimensi. Ketika menyusuri jalan, mencari rumah seorang kawan,
perempuan cenderung mengandalkan pancainderanya. Ia akan mengenali
rumah di pojok jalan, pepohonan di pinggir jalan atau tanda lalulintas
yang mencolok. Lelaki, lebih suka membayangkan dalam benaknya di mana
posisi rumah itu. Mungkin ia akan berjalan 100 meter ke arah utara,
lalu 200 meter ke arah barat. Keterampilan spasial ini berkembang baik
pada kaum lelaki.

Lobus parietal bawah adalah penanggung jawab pengenalan spasial itu.
Dan pada lelaki, ukurannya kira-kira 6 prosen lebih besar dibanding
perempuan. Daerah itu mengatur 'kemampuan visuo-spasial' dan sangat
perlu untuk tugas-tugas matematika dan arsitektur. Walaupun,
sebagaimana hasil penelitian Melissa Frederikse dari University of
Medicine and Dentistry in Newark, tidak ada hubungan antara besarnya
lobus ini dengan kepintaran atau kemampuan kognitif. Betapa pun, dalam
kemampuan pengenalan ruang lelaki lebih unggul dari perempuan, tetapi
itu bukan dasar bagi perbedaan kecerdasan. Dari analisa Melissa pada
15 orang perempuan dan 15 orang lelaki, ditemukan lobus itu 6 persen
lebih besar pada lelaki. Sementara, perempuan lebih asimetri antara
lobus kiri dan kanan.

PENUAAN
Dalam proses penuaan, jaringan otak lelaki - terutama pada lobus
temporal (di sekitar telinga) dan frontal (di belakang dahi) - lebih
dulu hilang dan memberi efek dramatis pada pola pikir kaum lelaki.
Ketika sel-sel saraf di daerah ini hilang, lelaki juga kehilangan
kepekaannya. Perasaannya, seperti syair sebuah lagu, menjadi 'tumpul'.
Pikirannya menjadi lamban dan tidak kreatif. Kedua bagian otak yang
hilang ini memang bertanggung jawab dalam kegiatan berpikir dan
pengaturan perasaan.
Pada perempuan, sel-sel lobus parietal dan hipokampus lebih cepat
hilang ketika mereka menjadi tua. Saat-saat seperti itu perempuan akan
banyak kehilangan memori dan kemampuan mengenal ruang (spasial).
Ketika usia tua menjelang, perempuan akan sulit mengingat
tempat-tempat yang dulu ia kunjungi. Ia juga mungkin lupa pada posisi
rumahnya, tempat tidurnya, dapurnya, apalagi di mana perhiasan emas
miliknya disimpan.

KETERAMPILAN MOTORIK
Ambil sebuah anak panah, bidiklah tepat pada papan sasarannya. Atau,
tangkaplah sebuah bola kecil yang dilemparkan! Dalam pekerjaan seperti
itu, yang butuh keterampilan motorik tertentu, lelaki lebih unggul
dari perempuan. Namun, dalam keterampilan motorik yang berkenan dengan
ketelitian perempuan cenderung lebih bagus dari lelaki. Misalnya, jika
disuruh memasukkan sebuah jarum dengan jari ke dalam sebuah lubang
kecil, maka perempuan lebih terampil dibanding lelaki.
Perbedaan yang dikontrol oleh kulit otak ini memberi pengaruh dalam
pilihan pekerjaan.

KESEIMBANGAN
Semua yang diuraikan di atas itu ingin memberi satu hal saja; bahwa
memang lelaki dan perempuan itu berbeda. Perjuangan para feminis,
dengan kesetaraan gender dan emansipasi dalam kehidupan sehari, akan
memiliki implikasi besar bila disadari adanya perbedaan itu. Pemaksaan
pekerjaan, cara berpikir atau pun gaya dalam memimpin, merupakan
kekeliruan besar. Sama halnya dengan memaksa perempuan untuk menyukai
permainan mobil-mobilan atau memanjat tebing.
Satu hal yang perlu dicatat, bahwa betapa pun riset-riset otak
menemukan titik perbedaan itu, perbedaan itu sendiri tetaplah sebuah
'gua' yang gelap. Salah satu isi 'gua' itu adalah meminjam kata-kata
ahli pembuluh darah, ahli filsafat dan pemenang nobel, Alexis Carrel -
manusia adalah misteri (Man as Unknown). Sekalipun para ahli yang
terlibat dalam Human Genome Project berhasil memetakan hampir 90
persen gen-gen pembentuk manusia, manusia tetaplah sebuah misteri.
Keberadaan Hawa (Eva) yang menemani Adam, sebagaimana diceritakan
dalam kitab-kitab suci, juga sebuah misteri. Apa perlunya Hawa, bila
otak Adam sanggup mengatasi segala problema? Kecuali, bila perbedaan
itu, sekali lagi, ditilik dari irama kehidupan yang bergulir dan
bergerak dalam keseimbangan. Untuk mengetahui malam, maka harus ada
siang. Seperti juga untuk mengetahui putih, harus ada hitam.#